Milad Al-Kindy
pertama yang digelar Senin malam (21/05/2014) kemarin di auditorium gedung C UIN
MALIKI Malang bisa di bilang lancar. Acara yang diperkirakan hanya akan
dihadiri oleh beberapa orang saja tersebut ternyata berlangsung di luar dugaan.
Jumlah peserta Talk Show yang datang membludak, benar-benar di luar perkiraan.
Acara tersebut tidak hanya di hadiri oleh mahasiswa baru jurusan Pendidikan
Bahasa Arab, namun juga para senior PBA, dan berbagai jurusan lain dari
berbagai angkatan.
Meski acara
yang dijadwal dimulai pukul 18.30 ini mengaret sampai sekitar setengan jam,
namun acara ini tetap berlangsung tanpa hambatan yang berarti, hanya saja
beberapa performance harus menjadi korban. Acara yang diisi Talk Show bertema “Teknik
Jitu Belajar Berbicara Bahasa Arab” ini di buka dan di resmikan dengan
pemotongan kue oleh Kepala Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Ustadzah Mamluatul
Hasanah.
Acara yang
juga diselingi dengan simulasi debat, dance, ghina’ Aroby dan
puisi ini sekaligus acara launching senandung dan seragam baru Al-Kindy.
Penetapan tanggal milad ini di ambil dari sejarah pemikir Al-Kindy yang lahir pada
tahun 185, yang di filosofikan menjadi tanggal 18 bulan 5 (18 Mei), namun baru
bisa terlaksana tanggal 19 Mei menyesuaikan situasi dan kondisi.
Acara
berlangsung di luar perkiraan dengan membludaknya peserta. Namun para senior
Al-Kindy berpesan agar tidak terlena dengan kemeriahan acara yang pertama ini.
Mereka mengingatkan bahwa Al-Kindy bukan EO (Event Organizer), Al-Kindy adalah
sebuah badan semi otonom yang menjadikan munadhoroh billughoh ‘Arobiyah
sebagai titik fokus yang utama. Semoga milad yang pertama ini menjadi awal yang
baik untuk membangun fondasi kekeluargaan dan kerja sama anggota Al-Kindy dan
semua mahasiswa jurusan PBA pada umumnya. Semoga Al-Kindy bisa terus mengukir
prestasi di papan sejarah dunia. Dan terima kasih kepada semua pihak yang telah
mendukung suksesnya acara ini. Syukron katsir ‘ala hudlurikum..
Peresmian Milad Pertama dengan pemotongan kue oleh KAJUR PBA





0 komentar:
Posting Komentar