Malang, Al-Kindy News- Minggu 7 Desember menjadi hari bersejarah bagi organisasi BSO HMJ PBA FITK UIN Malang yaitu "Al-Kindy", karena hari itu merupakan pemilihan ketua Al-kindy Baru untuk masa jihad 2015-2016 yang meneruskan kepemimpinan Al-kindy dibawah naungan Agung Muattaqien. Seperti halnya pemilihan ketua yang telah dilakukan diberbagai macam organisasi kampus maupun kepemerintahan lainya, sebelum diadakan pemilihan terlebih dahulu dimulai dengan pemaparan visi dan misi (atau yang biasa kita kenal dengan debat calon ketua) untuk menjadikan Al-kindy lebih maju kedepannya dan hal yang membedakan dengan debat calon ketua diorganisasi lainnya para calon ketua harus menjawab pertanyaan yang diajukan oleh audience yang hadir pada waktu itu dengan menggunakan bahasa Arab, hal ini bertujuan agar ketua al-kindy bisa menjadi teladan dalam berbicara bahasa Arab.
Al Kindy Menorehkan Prestasi
Anggota Al-Kindy Menorehkan Prestasi di FTT UI
Al-Kindy Berjaya di Cirebon
Juara Umum di Gebyar Bahasa Arab (GBA) IAIN Cirebon
Ketua BSO Al-Kindy 2015-2016
Hasan Rafsanjany Ketua BSO Al-Kindy terpilih Periode 2015-2016
MAKRAB AL-Kindy
Kegiatan Untuk Menguatkan Persaudaraan Al-Kindy dari semua Angkatan
Torehan Prestasi Anggota Al-Kindy di Pekan Ilmiah Olahraga dan Riset (PIONIR) VII IAIN Palu
Agung Muttaqien dan Yati Khairani Yahya Meraih Mendali Perak di Lomba Debat Bahasa Arab di Pekan Ilmiah Olahraga dan Riset (PIONIR) VII IAIN Palu
MILAD AL-Kindy
Semarak Milad AL-Kindy ke 2
Kamis, 11 Desember 2014
Nahkoda Baru, Keluarga AL Kindy
Acara penyerahan
amanah Al Kindy ini, tidak semata-mata diberikan langsung dari pengurus lama,
melainkan memilki nilai yang sangat agung. Pasalanya acara yang dikomandoi Ria
Vianoca selaku Coordinator Team Work Pemilihan Ketua Al Kindy dan Serah Terima
Jabatan (SERTIJAB) ini, telah mempersiapkan satu bulan sebelunya. Intruksi dari
pengurus lama, bagi calon ketua Al Kindy ialah mereka yang dipilih atas
konvensi angkatan 2013 mengirimkan empat kandidat, dan terpilih diantaranya:
Yati Khairani Yahya, Hasan Ali Rafsanjani, M Bagus Ainun Najib, Fikri Aulia.





